Produk - Berita dan Siaran Pers
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi: Kondisi Sosial-Ekonomi Terkini
1 September 2025 | Kegiatan Statistik Lainnya
Terjadi inflasi pada bulan Agustus 2025 Jambi
Jambi (1/9) - BPS mencatat pada bulan Agustus 2025 di Provinsi Jambi terjadi inflasi sebesar 0,05 persen (m-to-m). Terjadi kenaikan indeks harga konsumen (IHK) dari 108,87 pada Juli 2025 menjadi 108,92 pada Agustus 2025. Secara tahunan, terjadi inflasi sebesar 2,76 persen, dan secara tahun kalender terjadi inflasi sebesar 2,22 persen.
Kelompok pengeluaran penyumbang inflasi bulanan terbesar adalah makanan, minuman dan tembakau yang mengalami inflasi sebesar 0,40 persen, dengan andil inflasi sebesar 0,14 persen. Kelompok pendidikan pada Agustus 2025 mengalami inflasi sebesar 0,33 persen dan memberikan andil inflasi 0,02 persen. Kelompok kesehatan mengalami inflasi 0,22 persen dan memiliki andil inflasi 0,01 persen.
Pada Agustus 2025 dari tiga kabupaten/kota IHK di Provinsi Jambi, dua diantaranya mengalami inflasi dan satu lainnya mengalami deflasi. Kabupaten Kerinci mengalami inflasi m-to m sebesar 0,20 persen dan Muara Bungo sebesar 0,40 persen. Sedangkan Kota Jambi mengalami deflasi sebesar 0,05 persen.
Nilai Tukar Petani naik
BPS turut mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi pada Agustus 2025 yang mencapai 170,94, atau naik 1,84 persen dibanding Juli 2025. Peningkatan NTP terjadi karena indeks harga yang diterima petani (It) naik sebesar 2,51 persen, sementara indeks harga yang dibayar petani (Ib) naik sebesar 0,66 persen. Kenaikan NTP Agustus 2025 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada tiga (3) subsektor pertanian, yaitu: Subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,38 persen; Subsektor Hortikultura sebesar 5,58 persen; dan subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat sebesar 1,91 persen. Sedangkan subsektor Peternakan mengalami penurunan sebesar 1,72 persen; dan subsektor Perikanan sebesar 1,12 persen.
Sementara itu Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) Provinsi Jambi Agustus 2025 sebesar 176,15 atau naik sebesar 2,32 persen dibanding NTUP bulan sebelumnya. Pada bulan Agustus ada tiga (3) subsektor mengalami kenaikan NTUP, yaitu subsektor Tanaman Pangan sebesar 0,93 persen; Subsektor Tanaman Hortikultura naik sebesar 5,60 persen; Subsektor Tanaman Perkebunan Rakyat naik sebesar 2,41 persen; sementara itu Subsektor Peternakan turun sebesar 0,89 persen dan subsektor Perikanan turun sebesar 0,79 persen.
Kinerja Positif Neraca Perdagangan Provinsi Jambi
Kinerja positif neraca perdagangan Indonesia kembali berlanjut. Rilis Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat neraca perdagangan barang Provinsi Jambi pada bulan Juli 2025 mengalami surplus US$162,87 juta. Surplus tersebut didorong oleh nilai ekspor bulan Juli 2025 yang lebih besar dibandingkan nilai impor, dengan nilai ekspor mencapai US$171,32 juta dan nilai impor sebesar US$8,45 juta. Pada periode Januari 2024 hingga Juli 2025, Secara rata-rata neraca perdagangan Provinsi Jambi selalu mengalami surplus.
Secara rinci, nilai ekspor sepanjang Januari-Juli 2025 tercatat US$1,23 miliar, lebih tinggi dibandingkan impor yang mencapai US$36,85 juta.
Sampai dengan bulan Juli 2025, kelompok pertambangan memberikan kontribusi terbesar terhadap total ekspor di Provinsi Jambi, yaitu sebesar 48,54 persen, diikuti kelompok industri sebesar 44,11 persen, dan kelompok pertanian sebesar 7,36 persen. Bila dirinci menurut komoditi, kelompok industri didominasi oleh minyak nabati yang memberikan kontribusi mencapai 18,36 persen. Penyumbang kontribusi terbesar dari kelompok pertambangan yaitu minyak dan gas yang mencapai 45,53 persen. Sedangkan dari kelompok pertanian, komoditi pinang memiliki sumbangan 5,29 persen.
Secara umum nilai ekspor asal Provinsi Jambi pada bulan Juli 2025 ke beberapa negara utama mengalami penurunan. Ekspor Provinsi Jambi yang mengalami penurunan adalah ke Singapura, Thailand, Perancis, Inggris, Jepang, dan Korea Selatan. Sedangkan pergerakan naiknya nilai ekspor dapat diamati ke negara Malaysia, Cina, Amerika Serikat, India, serta Taiwan.
Perkembangan ekspor tiga komoditi utama pada bulan Juli 2025, yaitu komoditi migas, komoditi minyak nabati, serta komoditi karet dan olahannya. Ekspor terbesar adalah komoditi migas yang pada bulan ini diekspor ke Singapura. Komoditi minyak nabati terbanyak diekspor ke Malaysia, Jepang, dan India. Komoditi karet dan olahannya terbanyak diekspor ke India, Amerika Serikat, serta Jepang.
Kegiatan ekspor Provinsi Jambi dilakukan melalui pelabuhan di Jambi dan pelabuhan di luar Jambi. Kegiatan ekspor pada bulan Juli 2025 melalui pelabuhan di Jambi sebesar US$80,90 juta dengan rincian komoditi asal Jambi US$80,12 juta dan komoditi yang berasal dari luar Jambi sebesar US$0,78 juta. Sedangkan ekspor Provinsi Jambi yang melewati pelabuhan di luar Jambi mencapai US$91,21 juta. Total ekspor asal Provinsi Jambi sampai dengan bulan Juli 2025 yang melalui pelabuhan di Jambi sebesar 49,34 persen dan yang melalui pelabuhan luar Jambi sebesar 50,66 persen.
Dari sisi impor, nilai impor Provinisi Jambi pada Juli 2025 naik sebesar 15,82 persen dibanding bulan sebelumnya, yaitu dari US$7,30 juta pada bulan Juni 2025 menjadi US$8,45 juta pada bulan Juli 2025. Kenaikan impor ini dipicu oleh naiknya nilai impor pada kelompok komoditi bahan kimia dan sejenisnya, serta kelompok komoditi hasil industri dan lainnya.
Bila dilihat perannya sampai dengan bulan Juli 2025, impor kelompok komoditi mesin dan alat angkutan memberikan kontribusi sebesar 48,98 persen dari total impor, diikuti kelompok komoditi hasil industri dan lainnya sebesar 44,56 persen, dan kelompok komoditi bahan kimia dan sejenisnya sebesar 4,72 persen. Sedangkan untuk kelompok komoditi karet dan sejenisnya serta kelompok komoditi makanan dan sejenisnya masing-masing hanya berperan sebesar 0,44 persen serta 1,31 persen.
Sedangkan pada Januari-Juli 2025 mencapai US$36,85 juta atau meningkat 55,65 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sampai dengan bulan Juli 2025 kelompok komoditi mesin dan alat angkutan memiliki kontribusi terbesar terhadap total Impor di Jambi yaitu sebesar 48,98 persen, diikuti kelompok komoditi hasil industri dan lainnya sebesar 44,56 persen, serta kelompok komoditi bahan kimia dan sejenisnya sebesar 4,72 persen.
Tercatat ada delapan transaksi impor pada bulan Juli 2025 berasal dari negara Kanada, Malaysia, Singapura, Cina, Australia, India, Taiwan, serta Jepang. Transaksi impor terbesar pada Januari- Juli 2025 adalah dari negara Cina yang mencapai 37,56 persen disusul dari Kanada yaitu sebesar 32,14 persen, serta dari Singapura sebesar 11,55 persen.
Tingkat Penghunian Kamar Hotel Bintang
Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel bintang pada bulan Juli 2025 sebesar 54,73 persen atau lebih tinggi dibanding TPK bulan sebelumnya yaitu sebesar 51,17 persen. Menurut kelasnya, TPK tertinggi tercatat pada hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) sebesar 76,61 persen dan terendah pada hotel bintang 2 (dua) sebesar 39,37 persen. Penurunan TPK hotel bintang pada Juli 2025 dibanding Juli 2024 terjadi pada kelompok hotel bintang 2 (dua) dan hotel bintang 3 (tiga), sedangkan hotel bintang 1 (satu) serta hotel bintang 4 (empat) dan hotel bintang 5 (lima) mengalami peningkatan.
Berita dan Siaran Pers Terkait
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi: Kondisi Sosial-Ekonomi Terkini
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi April 2025: Kondisi Sosial-Ekonomi Jambi Terkini
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi Mei 2025: Kondisi Sosial-Ekonomi Terkini
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi: Gambaran Terkini Sosial-Ekonomi Jambi
Siaran Pers BPS Provinsi Jambi: Kondisi Kemiskinan Provinsi Jambi Terkini
Siaran Pers Bersama Berita Resmi Statistik BPS Provinsi Jambi 5 Februari 2025

Badan Pusat Statistik
Badan Pusat Statistik Provinsi Jambi
(BPS-Statistics of Jambi Province)
Jl. A. Yani No. 4 Telanaipura Jambi Indonesia
Telp: (0741) 60497
Mailbox: [email protected]
Tentang Kami
Sumber dari Kementerian Komunikasi dan Digital
Hak Cipta © 2023 Badan Pusat Statistik